Kita mengenal berbagai macam diet, salah satunya adalah diet tinggi serat. Bagaiamana diet ini bekerja dan pengaruhnya bagi keberhasilan diet seseorang? Kompas.com telah merangkum jawabannya berikut ini:
Studi dari American Heart Association menunjukan bahwa orang-orang yang memperbanyak porsi makanan berserat tanpa mengurangi porsi makanan lainnya, kehilangan berat badannya sebanyak orang yang diet rendah lemak. Dari studi tersebut dapat disimpulkan bahwa orang yang mengonsumsi lebih banyak serat cenderung memiliki bobot tubuh yang lebih sehat.
Bagaimana cara kerja serat menurunkan berat badan?
Pada dasarnya, dengan cara membuat kita merasa kenyang tanpa memakan banyak kalori. Serat merangsang reseptor yang memberi tahu otak bahwa sudah waktunya berhenti makan. Dalam hal ini serat tidak bekerja sendirian, serat butuh asupan air yang cukup supaya bisa bergerak melalui sistem pencernaan. Selain itu, mengonsumsi air juga membantu melawan rasa lapar. Hal yang perlu diingat, jika Anda berencana untuk melakukan diet tinggi serat, lakukan secara bertahap. Hal ini dimaksudkan agar tubuh mampu menyesuaikan diri. Perut terasa kurang nyaman, kram, bahkan diare bisa menjadi efek samping jika Anda melakukan diet ini secara berlebihan.
Selain terbukti menurunkan berat badan, ada beberapa keuntungan lain dari diet tinggi serat, di antaranya:
1. Membantu menjaga kesehatan usus.
Serat yang terkandung dalam makanan meningkatkan berat dan ukuran feses serta melembutkannya. Jika makanan yang Anda konsumsi membuat feses lebih cair, serat akan membantu memadatkannya karena serat menyerap banyak air. Selain itu, diet tinggi serat menurunkan risiko terjadinya wasir dan penyakit di usus besar.
2. Menurunkan kadar kolesterol
Serat dalam kacang-kacangan serta gandum membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Studi juga menunjukan bahwa makanan berserat tinggi bermanfaat untuk kesehatan jantung lainnya, seperti mengurangi tekanan darah dan pembangkakan jantung.
3. Mengendalikan kadar gula dalam darah Serat larut dapat membantu memperlambat penyerapan gula dan memperbaiki kadar gula dalam darah. Diet sehat yang mencakup serat yang tidak larut juga dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2 (kencing manis).
Jika Anda berminat untuk melakukan diet tinggi serat, ada ketentuan makanan tinggi serat yang wajib Anda penuhi. Wanita di bawah 50 tahun disarankan mengonsumsi paling tidak 25 gr serat per harinya. Sedangkan pria butuh lebih banyak serat, yaitu sekitar 38 gr setiap hari.
Pilih makanan yang paling alami dan tidak melewati terlalu banyak proses olahan, maka akan semakin tinggi seratnya. Selain makan buah, sayur dan kacang-kacangan, dukung dengan minuman berserat tinggi yang terbuat dari bahan alami, vegan dan 100% aman seperti HeboSlim untuk mencapai kebutuhan serat harian.